Kurikulum Merdeka memberi guru lebih banyak kebebasan untuk mengatur pembelajaran sesuai kebutuhan siswa. Modul ajar adalah komponen yang sangat penting dari kurikulum ini. Banyak guru masih bingung tentang apa sebenarnya modul ajar, apa yang membedakannya dari RPP, dan contoh aplikasinya. Semuanya akan dibahas dan dijelaskan dalam artikel ini.
Modul ajar adalah alat pembelajaran yang dirancang untuk memberikan arahan kepada guru tentang cara melakukan pembelajaran. Ini mencakup tujuan pembelajaran, asesmen, langkah-langkah kegiatan, media belajar, dan berbagai sumber yang mendukung pembelajaran.
Pada dasarnya, modul ajar adalah versi yang lebih lengkap dan dapat disesuaikan dari RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran). Modul ajar Kurikulum Merdeka dimaksudkan untuk lebih praktis, tidak terlalu formal, dan mudah digunakan oleh guru dalam berbagai lingkungan kelas.
Banyak guru mengira modul ajar adalah RPP versi baru. Sebenarnya, keduanya memiliki tujuan yang sama, tetapi ada beberapa perbedaan mendasar di antara mereka:
| Aspek | Modul Ajar | RPP |
|---|---|---|
| Keluwesan | Lebih fleksibel, dapat disesuaikan kondisi kelas | Lebih baku dan formal |
| Isi | Lebih lengkap (termasuk perangkat asesmen, materi, aktivitas) | Fokus pada perencanaan pembelajaran |
| Format | Tidak ada format baku | Format biasanya mengikuti aturan kurikulum |
| Tujuan | Memudahkan guru mengajar dan memberi pengalaman belajar yang variatif | Mengatur langkah mengajar |
Dengan kata lain, modul ajar lebih fokus membantu guru mencapai pembelajaran yang nyata, bukan sekadar administrasi.
Modul ajar memiliki beberapa fungsi penting:
Walaupun format modul ajar tidak kaku dan guru diperbolehkan menyesuaikan isi sesuai kebutuhan, modul ajar biasanya berisi:
Guru memiliki keleluasaan untuk menyesuaikan dan mengembangkan modul ajar ini agar benar-benar relevan dengan konteks kelas mereka.